09
Jul
11

Bersaing Untuk Apa?

Never talk to me anymore, but just a small talk no more than 10 minutes…

She thought that you were a rival, since that time.

What? Doesn’t make a sense, we’re friend before. And what’s a rival?

Aku tak pernah paham, persaingan apa yang dimaksud. Bahwa kami berdua adalah orang-orang yang menyenangi diskusi, yang kerap menghabiskan waktu semalaman bersama untuk sekedar mendebatkan hal-hal tak penting; seperti mengapa sekolah Totto Chan tak bisa diterapkan di sini, mengapa anak-anak begitu menarik, atau mengapa orang lebih memilih melihat sesuatu yang nampak daripada alasan dari apa yang mereka nampakkan. Lalu kemudian sama-sama tertidur karena kelelahan dan tidak pernah menemukan kata sepakat dari diskusi kami.

Kami menyadari bahwa kami bukanlah anak-anak yang gemar berganti baju dan mengikuti mode. Bukan, bisa dibilang kami ketinggalan mode, nerd or so whatever. Orang tak akan memperhatikan bagaimana penampilan kami. Model baju apa yang kami pakai, sepatu warna apa yang kami kenakan. That’s all just appearance atributions and we prefer to dress our mind up.

Disaat banyak anak sedang sibuk berdandan, kami memilih untuk tidak ikut menjadi pesolek. Dengan santai melenggang membiarkan wajah kami bersih tanpa sapuan bedak apapun dan menerima bahwa ada sebagian orang yang memang dilahirkan dengan modal tampang standar, golongan yang bernasib sama seperti kami.

Latar belakang, pola berpikir, dan idealisme yang memiliki banyak persamaan. Apa lagi? Aku tak pernah mempermasalahkan apakah dia lebih supel, lebih populer dan lebih terkenal. Memang sudah jalannya begitu. Aku juga tak merasa iri bahwa secara akademik dia memiliki prestasi yang lebih bagus. Dia memang pintar.

Jadi aku tak habis pikir, kenapa menganggapku sebagai saingan. Mempersaingkan apa? Dia punya banyak hal lebih, apanya yang merasa tersaingi? Aku tak berharap ini dijawab, bagaimana bisa kutanyakan padanya, sampai satu tahun berlalu kalau ketemu saja hanya 5 menit dan pergi. Kita dekat tapi seperti berjauhan. Mana ada diskusi seperti dulu lagi. Fuh…

Advertisement

0 Responses to “Bersaing Untuk Apa?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


About This Blog

Myna's Corner, adalah catatan pribadi tentang remah-remah yang berserakan dalam hidup, tentang remeh temeh yang kerap muncul pada lalu lintas hari, tentang ide dan perasaan yang melintas dalam kepala. Dan tentu saja, tentang dunia dalam sudut pandang saya...

Day by Day

July 2011
T F S S M T W
« Jun   Sep »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 5,118 hits
Follow nanabrownies on Twitter

Twitter-nya Nana

  • Melarikan diri ke dunia kata-kata, menenggelamkan rasa... 10 hours ago
  • Be serious, we are not playing 'catch my heart then hiding' 1 day ago
  • Miss to talk wid you, but seems you r so bussy wid your own business... 2 days ago
  • I want you to stay here with me Mum, now. I need your hug and puk2... 4 days ago

Circle Me

Most Reading


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 33 other followers